|
TANGSEL - Bertempat di aula kampus Universitas Pamulang Tangerang Selatan diadakan Seminar Nasional dengan tema: Meningkatkan Kualitas SDM untuk menghadapi Gelobalisasi yang diselenggarakan oleh Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi - Universitas Pamulang pada Sabtu, 14 Mei 2011. Selain dihadiri mahasiswa, dosen, rektorat kampus universitas pamulang dan pengurus yayasan Sasmita Jaya seminar juga dihadiri oleh Anggota DPRD Kota Tangerang Selatan, Wakil Walikota Tangerang Selatan Benyamin Davnie, anggota DPR RI dari komisi I Vena Melinda dan kalangan dunia usaha di kota Tangerang Selatan.
Rektor Universitas Pamulang Drs. H.M Sugeng Hidayat dalam sambutannya saat pembukaan Seminar Nasional ini mengatakan," Universitas Pamulang adalah Kampus Rakyat karena biaya perkuliahan dengan harga yang terjangkau sehingga dapat diterima bagi semua lapisan masyarakat," ungkap rektor. "Biarpun murah tapi tidak murahan karena kualitas pendidikan tetap dijaga dan dikedepankan," kata rektor menambahkan.
Universitas yang berdiri sejak tahun 2001 dan mulai aktif sejak tahun 2004 saat ini memiliki mahasiswa sebanyak 2200 orang, dimana untuk fakultas ekonomi 5 tahun yang lalu sudah berakreditasi B dan saat ini sedang mengajukan kembali dan diharapkan meningkat jadi akreditasi 'A'. Dalam seminar itu juga dilakukan MOU antara Universitas Pamulang dengan PT. Asuransi Jiwa Sinar Mas dan PT. Kresna Graha Sekurindo Tbk.
Selain itu juga diberikan penghargaan terhadap dosen terbaik dari Fakultas Ekonomi yang seleksinya dilakukan oleh mahasiwa universitas pamulang. Kemmenegpora Andi Malarangeng yang diwakili oleh deputinya mengatakan saat ini kementerian yang dipimpinnya sedang melakukan program menciptakan 10.000 usaha muda termasuk didalamnya usaha muda dari kalangan kampus/mahasiswa, selain itu sedang dilakukan kerjasama dengan berbagai universitas di seluruh Indonesia untuk membuat 500 lapangan sepakbola, sehingga diharapkan dapat diperoleh bibit pemain sepakbola yang handal.
Wakil Walikota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengakui bahwa kerjasama Pemda Tangsel dengan kalangan kampus masih sangat kurang, untuk itu diharapkan dengan melalui seminar ini sebagai titik tolak peningkatan kerjasama yg lebih baik. Lebih jauh dikatakan bahwa saat ini Pemda sedang menhadapi berbagai persoalan diantaranya Infrastruktur yang belum memadai dan kualitas pelayanan publik yang belum optimal. Dalam 5 tahun kedepan diharapkan pondasi kearah itu dapat tercapai sehingga kedepan Kota Tangsel menjadi kota otonomi yang jauh lebih baik.(TRY)
Sumber: Banten post, Sabtu 14 Mei 2011
|